Panitia Latber T-Par Resmi Dibubarkan, Mus Tubles Sampaikan Permintaan Maaf dan Paparkan LPJ Secara Terbuka
Editor By Redaksi
Radar Ekpress Com // Bengkulu Utara — Setelah sempat menjadi perhatian dan memunculkan berbagai dinamika di internal kepanitiaan, panitia kegiatan Latihan Bersama (Latber) T-Par akhirnya resmi dibubarkan melalui forum pertanggungjawaban yang digelar bersama seluruh unsur panitia, Rabu (13/5).
Dalam agenda tersebut, jajaran panitia juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebagai penutup resmi seluruh rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan.
Forum pembubaran berlangsung dalam suasana terbuka, penuh kekeluargaan, dan dihadiri pengurus inti, anggota panitia, serta sejumlah pihak yang sejak awal ikut terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ketua panitia, Mus Tubles, dalam kesempatan itu secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh anggota atas keterlambatan pelaksanaan pembubaran panitia dan penyampaian laporan pertanggungjawaban yang sebelumnya sempat memunculkan berbagai pertanyaan di internal.
“Saya pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan-rekan panitia atas keterlambatan agenda pembubaran dan penyampaian laporan pertanggungjawaban ini. Bukan karena mengabaikan amanah, namun karena ada beberapa tanggung jawab pribadi dan keluarga yang harus saya selesaikan terlebih dahulu,” ujar Mus Tubles di hadapan forum.
Tak hanya menyampaikan permintaan maaf, Mus Tubles juga menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan amanah dengan memaparkan laporan keuangan secara rinci dan terbuka. Di hadapan seluruh peserta forum, ia membacakan satu per satu rincian pemasukan dan pengeluaran kegiatan, mulai dari biaya persiapan, kebutuhan perlengkapan lapangan, konsumsi panitia, hadiah peserta, dokumentasi, operasional teknis, hingga pengeluaran administrasi lainnya.
Satu per satu item pengeluaran dijelaskan secara detail, disertai bukti pendukung dan catatan administrasi, sehingga seluruh anggota panitia dapat mengetahui secara langsung alur penggunaan anggaran sejak awal kegiatan hingga selesai.
“Supaya semuanya jelas dan tidak ada lagi pertanyaan di belakang, malam ini saya buka semuanya satu per satu. Apa yang masuk, apa yang keluar, kita sampaikan secara terbuka di forum ini,” tegas Mus Tubles.
Suasana forum pun berlangsung interaktif. Beberapa anggota panitia terlihat mencermati setiap rincian laporan yang dipaparkan, bahkan turut memberikan masukan dan klarifikasi terhadap beberapa item pengeluaran.
Pembina kegiatan, Denny Deef, turut mengapresiasi sikap terbuka yang ditunjukkan panitia dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban.
“Yang terpenting hari ini semuanya sudah dibuka secara transparan. Tidak ada yang ditutupi, semua dijelaskan satu per satu. Dengan forum ini, seluruh rangkaian kepanitiaan Latber T-Par resmi kita nyatakan selesai,” ujar Denny.Deef.
Dengan digelarnya forum pembubaran, penyampaian LPJ, serta pemaparan detail penggunaan anggaran tersebut, polemik yang sebelumnya sempat berkembang di internal kini resmi berakhir dan ditutup dengan semangat keterbukaan serta tanggung jawab bersama.






