Usai Event Latber Lemot T-PAR, Pembubaran Panitia Belum Jelas, Komunitas Mulai Soroti Transparansi
Editor By Redaksi
Radar Ekpress | Bengkulu Utara – Kegiatan Latihan Bersama (Latber) Lemot T-PAR yang digelar pada 18 April 2026 di Desa Talang Pungguk, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, sempat berlangsung meriah dan mendapat dukungan luas dari berbagai komunitas maupun sponsor. Namun di balik suksesnya kegiatan tersebut, kini mulai muncul sorotan dari internal komunitas.
Hingga memasuki beberapa pekan pasca kegiatan berlangsung, panitia pelaksana disebut belum juga melakukan pembubaran kepanitiaan secara resmi maupun menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan kepada pihak-pihak yang ikut berkontribusi.
Kondisi tersebut membuat sejumlah peserta dan anggota komunitas mulai mempertanyakan komitmen panitia, khususnya pimpinan kepanitiaan, dalam menuntaskan tanggung jawab administratif maupun moral atas event yang sempat menjadi perhatian pecinta otomotif tersebut.
“Waktu persiapan sampai pelaksanaan, komunikasi sangat aktif, koordinasi berjalan, bahkan dukungan terus dihimpun. Tapi setelah acara selesai, sampai hari ini belum ada kejelasan soal evaluasi, pembubaran, maupun laporan kegiatan,” ungkap salah satu pihak yang ikut terlibat, Minggu (10/5/2026).
Belum adanya kejelasan itu memunculkan berbagai pertanyaan di tengah komunitas. Mulai dari dugaan adanya persoalan internal kepanitiaan, administrasi yang belum rampung, hingga keterbukaan penggunaan anggaran kegiatan yang bersumber dari sponsor, kontribusi peserta, maupun dukungan pihak lainnya.
Sejumlah anggota komunitas berharap panitia segera memberikan penjelasan terbuka agar polemik yang berkembang tidak semakin melebar.
“Yang diharapkan sebenarnya sederhana, ada evaluasi, ada laporan, lalu kepanitiaan ditutup secara baik. Itu bentuk tanggung jawab kepada semua yang sudah mendukung,” ujar salah satu anggota komunitas.
Hingga berita ini diterbitkan, ketua panitia pelaksana Latber Lemot T-PAR belum memberikan klarifikasi resmi terkait belum dilaksanakannya pembubaran kepanitiaan maupun laporan akhir kegiatan. [ Xx ].






