Ketua DPRD Dampingi Bupati Bengkulu Utara pada Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda Tahap III & IV
Radarekpress.com || Bengkulu Utara — Upaya memperkuat konektivitas wilayah terpencil di Bengkulu Utara memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama TNI AD resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang dilaksanakan melalui Kodim 0423/BU di bawah Kodam XXI/Radin Inten. Kegiatan groundbreaking berlangsung pada Rabu (1/4/2026).
Ketua DPRD Bengkulu Utara ikut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut sebagai wujud dukungan legislatif terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah. Program ini mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat”, menegaskan peran aktif TNI dalam membantu pemerintah daerah menuntaskan hambatan akses di wilayah yang sulit dijangkau.
Pada tahap ini, pembangunan jembatan difokuskan pada dua titik strategis yang selama ini menjadi persoalan akses masyarakat:
• Kecamatan Ketahun – Desa Kualalangi Pembangunan jembatan dengan bentang 90 meter ini akan menjadi jalur penghubung utama antardesa di wilayah Ketahun. Infrastruktur ini diharapkan dapat membuka isolasi wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran mobilitas barang serta aktivitas masyarakat.
• Kecamatan Batik Nau – Desa Pagaruyung jembatan kedua akan dibangun dengan bentang 48 meter. Keberadaannya penting untuk menghubungkan Desa Pagaruyung dengan Desa Durian Amparan, sehingga akses pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi warga dapat meningkat signifikan.
Bupati Bengkulu Utara menyampaikan penghargaan kepada Kodam XXI/Radin Inten dan seluruh jajaran TNI AD yang turut berperan dalam pembangunan infrastruktur vital tersebut.
“Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bukti nyata bahwa TNI AD benar-benar hadir di tengah rakyat. Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih. Jembatan ini adalah urat nadi yang akan membuka keterisolasian desa, memperlancar akses pendidikan, kesehatan, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Bengkulu Utara,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV menjadi lanjutan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AD dalam program yang menargetkan peningkatan kualitas konektivitas serta pemerataan pembangunan.
Dengan dimulainya konstruksi dua jembatan ini, pemerintah berharap aksesibilitas di dua kecamatan tersebut dapat meningkat signifikan, sekaligus membawa dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.






