Upacara HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Digelar Perdana di Era Kepengurusan PGRI yang Baru


Radar Ekspress. Com Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Yayasan Ihdina Siratal Mustakim, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi PGRI Bengkulu Utara, khususnya PGRI Hulu Palik, karena untuk pertama kalinya digelar pada era kepengurusan baru.

Di bawah kepemimpinan Zabani, S.Pd, yang juga menjabat Kepala SD Negeri 164 Bengkulu Utara, peringatan tahun ini membawa nuansa baru bagi organisasi. Pergantian pengurus mendorong semangat pembaruan, terutama dalam memperkuat peran PGRI sebagai wadah perjuangan dan profesionalitas guru.

Peserta upacara tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan sejarah singkat PGRI, hingga penyampaian amanat tentang pentingnya menjaga integritas, profesionalitas, dan solidaritas di kalangan pendidik.

Ketua PGRI Hulu Palik, Zabani, S.Pd, dalam amanatnya menegaskan bahwa peringatan HUT PGRI dan HGN bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini, menurutnya, menjadi ajang refleksi bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik.

“Kepengurusan yang baru harus menjadi semangat baru. Guru harus terus bergerak, berinovasi, dan memperjuangkan martabat profesinya,” ujarnya.

Selaras dengan itu, PGRI Hulu Palik menargetkan sejumlah program penguatan kompetensi guru sepanjang tahun 2025. Langkah ini sejalan dengan tema peringatan Hari Guru Nasional, yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan demi lahirnya generasi unggul dan berdaya saing.

Antusiasme pelaksanaan upacara turut mendapat apresiasi dari Sekretaris PGRI Kabupaten Bengkulu Utara, Edi Susilo, S.Pd. Ia mengungkapkan rasa harunya melihat kekompakan para guru di Kecamatan Hulu Palik.

“Ternyata PGRI Hulu Palik luar biasa. Hari ini sungguh di luar perkiraan kami, dan para guru di sini sangat kompak,” ujarnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antar peserta. Kehadiran para guru dari berbagai satuan pendidikan menegaskan bahwa semangat memperingati Hari Guru Nasional tetap terjaga, sekaligus mencerminkan komitmen kolektif untuk terus memajukan pendidikan di Bengkulu Utara.

 

 

 

Berita Terkait

Top